Wednesday, December 7, 2016

Review Dear Zindagi

Sebuah karya terbaru dari Gauri Shinde yang vakum 4 tahun tidak membuat film. Secara keseluruhan Dear Zindagi sangat ketolong dengan karakter Kaira yang dibintangi oleh Alia Bhatt. Permasalahan yang terjadi pada Kaira yang terlihat relate dengan kehidupan penonton saat ini, seperti keluarga, percintaan dan persahabatan. That's so simple and relate story right? Jika kamu beranggapan film India identik dengan tarian sambil nyanyi, di Dear Zindagi hal tersebut tidak akan kamu lihat. Walaupun tidak ada tarian dan cerita yang simple dan relate, entah mengapa film ini kurang memberikan sisi kenyamanan untuk ditonton. Setengah jalan tingkat kebosanan mulai terasa. Bahkan hingga akhir pun terasa hambar begitu saja walaupun sedikit tertampar dengan ceritanya.

Ya overall bagi kamu yang ingin mencari referensi film mengenai psikologi yang berhubungan dengan keluarga, teman dan cinta mungkin film ini bisa menjadi salah satu referensi.

3,5/5

Sunday, December 4, 2016

Relatenya Cerita Cinta Laki-Laki Biasa dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi paling menarik diantara karya penulisan skenario dari Asmanadia dengan Alim Sudio. Film ini terlihat relate dengan kehidupan sehari-hari. Agak cukup disayangkan emosi dari kedua pemain utama belum bisa konsisten di sepanjang film. Emosi mereka memuncak hanya ketika di adegan Rumah Sakit saja. Melalui adegan tersebut saya percaya kalau Velove dan Deva bisa diberikan sebuah naskah yang lebih emosional.

Kehadiran para pemain pendukung di film ini bisa dibilang pas saja. Walaupun bukan sebuah sajian penampilan singkat yang berkesan, setidaknya kehadiran mereka satu per satu menjadi nyawa keutuhan dari film ini. Dari segi musik pun terlihat cukup membantu emosi yang positif ke penonton ketika menonton film ini.

2.5/5