REVIEW RIG 45: SERIES THRILLER MOTIF PEMBUNUHAN DI KUBUNGAN MINYAK (2018 - 2020, MOLA TV)

Diantara banyaknya genre, genre thriller bisa dibilang salah satu favorit gue. Apalagi kalau film atau seriesnya tentang motif pembunuhan dimana penonton akan digiring oleh teka-teki dengan apa yang terjadi di film atau series tersebut. Ada series yang baru gue ikutin beberapa minggu terakhir ini, ya series RIG 45. RIG 45 atau Платформа 45, series asal dari Swedia ini mampu mencuri perhatian gue sejak episode 1 season 1nya. Dimana gue sebagai penonton dipaksa untuk menunggu hingga penasaran dengan motif pembunuhan yang terjadi. RIG 45 bercerita tentang seorang pegawai di RIG 45 yang mengalami kecelakaan ketika bekerja. Kematian pegawai tersebut justru menjadikan tanda tanya besar setelah diotopsi, dimana ditemukan adanya motif kalau si korban mati bukan karena kecelakaan, namun karena dibunuh. Lantas siapakah sebenarnya pembunuhnya tersebut? Apa motifnya?


Per Hanefjord, Ola Norén, Roland Ulvselius sebagai creator sekaligus sutradara dari RIG 45 rasanya cukup oke karyanya di 2 seasons ini. RIG 45 menghadirkan 2 seasons (masing-masing seasons ada 6 episode) dengan durasi sekitar 40 menit di setiap episodenya. Untuk series dengan kategori genre thriller cukup okelah durasi dan jumlah episodenya hingga final seasons. Di seasons perdana konflik muncul ketika Andrea (yang diperankan oleh Catherine Walker) harus bentrok batin memilih keluarga atau pekerjaan di Rig 45 untuk meneliti kasus ini lebih lanjut. Dimana kondisi saat itu beberapa hari sebelum Natal tiba. Selain Catherine Walker, pemain lainnya dari RIG 45 ada Lisa Henni, Gary Lewis hingga Joi Johannsson. Aktor Lisa hingga Joi ikut terlibat hingga 2 seasons, jadi tidak perlu pusing lagi dengan motif pembunuhannya, karena hanya 3 aktor tersebutlah yang bertahan hingga 2 seasons. Di seasons kedua jauh lebih rumit lagi motif pembunuhannya. Jadi jangan bersenang-senang dahulu jika kamu sudah mengetahui apa sebenarnya yang terjadi seasons pertama.



Yang menarik dari series RIG 45 ini adalah konsistensi para pemain yang terlihat apik aktingnya. Bagi kamu yang bekerja di perkubungan minyak atau RIG ya jangan langsung mentah-mentah membandingkan realita di lapangan dengan di series ini. Jelas ini hanya sebuah serial dengan lokasi yang kebetulan melibatkan perkubungan minyak atau RIG jadi menurut penonton awam sebenarnya masih hal yang lumrah saja sih cerita yang diberikan dari RIG 45 ini. Diantara nama-nama pemain yang terlibat dan sudah disebutkan diatas, rasanya hanya nama Gary Lewis dan Catherine Walker yang gue ketahui. Bagi yang sudah nonton film-film yang dilakoni Gary Lewis seperti Catch Me Daddy dan The Vanishing tidak asing lagi dengan aktor berusia 61 tahun dengan identik kepala botaknya. Begitu juga dengan Catherine Walker yang telah bermain di berbagai film seperti, Leap Year, Strike Back hingga series Cursed.


Series RIG 45 pengambilan gambarnya berlokasi di Dublin, Irlandia. Hingga episode 3 dari seasons pertamanya dialog para pemainnya masih menggunakan bahasa Inggris, di episode 3 hingga seterusnya kebanyakan para pemain menggunakan bahasa Rusia dan Swedia untuk berdialog, jadi pastikan kamu mengaktifkan subtitle English ketika menonton series ini. Menarik sih jadi sedikit belajar bahasa baru sepanjang menonton series RIG 45. Ost dari RIG 45 cukup enak didengar, setelah di googling ternyata judulnya Keep Me in the Dark Written dinyanyikan oleh Anna Ternheim, hasil remix Klas Wahl & Anders Niska. TV Series RIG 45 bisa kamu tonton secara streaming di Mola TV. Keseluruhan dari seasons (ada 2 seasons) bisa ditonton lengkap hanya dengan langganan Mola TV senilai Rp 12.500,- saja untuk sebulannya. Untuk pembayaran langganan Mola TV juga gampang banget karena bisa bayar melalui berbagai macam digital payment seperti ovo dan gopay. Sudah gampang dan murah tunggu apalagi untuk menonton tuntas TV Series RIG 45 di Mola TV sekarang juga. Khusus kamu penggemar genre thriller murder mystery wajib untuk menonton TV Series RIG 45.

Komentar