Review Film Indonesia #MOVEONAJA (2019)

Film #Moveonaja yang dibintangi oleh Asmara Abigail bisa dibilang salah satu film di bulan Agustus yang rendah jumlah penontonnya. Terbukti ketika nonton film ini gue sendirian banget tiada penonton lainnya yang menemani. Film yang menceritakan tentang 2 sahabat Irwan dan Dani yang bertolak belakang. Irwan bisa dibilang berbeda dengan Dani yang suka gonta ganti pacar. Lain halnya dengan Irwan, setelah putus dengan pacarnya Jessica cenderung lebih tertutup ke kaum hawa. Dani menolong Irwan dengan membuat akun dari aplikasi Minder dan memilih kira-kira gadis mana yang cocok untuk sahabatnya itu. Hingga suatu hari Irwan pun berhasil "match" dengan gadis bernama Nadia, yang ternyata menggunakan aplikasi tersebut untuk membalas dendam kepada pacarnya bernama Alex, yang membohongi dirinya kalau sudah punya isteri dan anak.

Sebelum mengetahui kalau film #Moveonaja seperti film "In Search of a Midnight Kiss", film ini sebenarnya berjalan baik-baik saja. Memang tidak mirip 100% tapi premisnya sama banget apalagi setting waktunya sama-sama di malam pergantian tahun. Jika di film Sekte saya tersiksa melihat dialog dan akting Asmara Abigail, di film #MoveonAja terlihat ada perbedaan. Belum sempurna aktingnya namun cenderung lemah untuk sebagai lead actress di film ini. Andai saja bukan Asmara harusnya film akan lebih menyentuh dengan pengadegan yang dibikin film ini. Ide mengambil lokasi Bali bisa dibilang oke banget, setidaknya menggambarkan bagaimana suasana 2 pasangan yangs edang gundah gulana dengan pasangan mereka masing-masing. Dengan adanya pantai, jalan kaki berduaan, naik motor boncengan yang seharusnya memperkuat adegan romantisnya film ini. Akhir kata, film #MoveonAja bukan sebuah film yang buruk karena premisnya terlihat menarik dengan kemasan budaya lokal walau sebenarnya bukanlah sebuah premis yang orisinil.

2/5

Trailer:



Komentar