Review: Cinta Dalam Kardus (2013)


Miko. Cinta. Kardus. Tiga kata tersebut yang akan menghiasi penonton sepanjang 90 menit ke depan di bioskop. Bagaimana kisah cinta Miko dengan para gebetan ataupun pacarnya masih tersimpan dalam sebuah kardus yang isinya barang-barang peninggalan mereka. Sampai suatu hari, Miko berada di titik kejenuhan hubungan dengan pacarnya, Putri. Di titik kejenuhannya tersebut, Miko menyempatkan diri untuk mengikuti audisi Stand Up Comedy di sebuah cafe. Sebelum ke audisi tersebut, Rian sudah menyarankan Miko untuk tidak ikut audisi tersebut karena akan sia-sia saja yang dilakukannya. Namun Miko tidak peduli dengan kata-kata Rian, sampai pada akhirnya dia pergi bersama kardus yang didalamnya terdapat kenangan dari mantan gebetannya, yang seharusnya sudah dibuang Mas Anca namun belum dilakukannya.


Kejadian di cafe tempat Miko melakukan audisi adalah tempat dimana penonton akan menyaksikan curhatan Miko tentang kehidupannya. Kehidupan Miko pun terlihat ditanggepin pengunjung cafe ketika dirinya mulai curhat tentang isi kardus yang dibawanya tersebut. Adegan flash back pun pada akhirnya melengkapi film Cinta Dalam Kardus dikarenakan adanya curahan hati dari Raditya Dika tentang mantannya yang diperankan oleh alumnus Gadis Sampul, Dahlia Poland, Martina Tesela, Adhitya Putri, Wichita Setiawati dll sampai Tina Toon juga menjadi korban gebetannya. Tidak lupa juga atribut kardus pun menjadi properti terbesar di sepanjang film ini. Salman Aristo sebagai sutradara film Cinta Dalam Kardus menyajikan gaya penyutradaraan yang bisa dibilang biasa saja bila dibandingkan dengan kedua film komersil beliau sebelum ini. Walaupun tidak ada sesuatu yang istimewa, namun untuk debut beliau sebagai sutradara film komersil bukan omnibus cukup pas dengan genre drama komedi seperti Cinta Dalam Kardus. Mungkin di film berikutnya, Salman bisa memberikan sesuatu yang "beda" sehingga bisa dijadikan ciri khas gaya penyutradaraan beliau dibandingkan dengan sutradara lainnya dengan genre yang sama. :Salam JoXa:

7/10

Trailer:

Komentar