Review: Love Wedding Marriage (2011)

Ava dan Charlie adalah pasangan yang baru saja memutuskan untuk menikah. Pernikahan mereka begitu romantis dan didukung dari keluarga masing-masing. Ternyata setelah pernikahan mereka, hubungan intim layaknya suami istri jarang mereka lakukan secara intensif sebagai pada umumnya pasangan suami-istri yang baru. Kesibukan Ava yang sebagai seorang konsultan psikologi masalah rumah tangga pun menjadi salah satu faktornya. Begitu pula dengan Charlie yang bekerja yang sibuk di bidangnya. Beberapa hari setelah pernikahan, ternyata Ava dihadapkan suatu masalah.

Orang tua Ava sendiri melakukan konsultasi kepada anaknya sendiri soal masalah rumah tangga mereka yang sepertinya tidak bisa dipertahankan lagi. Ayah Ava ternyata menyimpan rahasia besar selama berpuluh-puluh tahun lamanya. Shelbie, temannya selama ini dan yang membantu dia di kantornya tersebut ternyata saudara tiri Ava sendiri. Ava dihadapkan berbagai masalah diantaranya harus menyelesaikan masalah kedua orang tuanya, dan belum lagi masalah hubungan intim yang jarang dilakukan Ava dengan Charlie.

Film bertema drama romantis yang bisa dibilang cukup gue nantikan setelah melihat trailernya. Belum lagi kehadiran Mandy Moore di dalamnya. Terakhir melihat aksinya A Walk To Remember, akhir-akhir ini dirinya sebenarnya tampil di film animasi tapi cuma sebagai pengisi suara saja (Rapunzel). Akan tetapi ekspetasi gue terhadap film ini bisa dibilang tidak terlalu tinggi-tinggi amat karena sudah kapok memberikan ekspetasi tinggi terhadap film drama romantis, jika melihat ratingnya di salah satu situs rating ternama ternyata hanya mendapatkan rating 4/10. Lalu bagaimanakah hasil dari film Love Wedding Marriage sebenarnya? Simak review curhatan josep berikut ini tentang film Love Wedding Marriage.

Kalau boleh jujur, gue merasa tertipu dengan cerita yang diberikan film ini. Pertama gue melihat trailernya, gue kira tentang perjalanan kisah pasangan suami istri yang diperankan Mandy Moore dan Kellan Lutz. Ternyata, cerita yang dibuat oleh dua orang ini yaitu Caprice Crane dan Anouska Chydzik, ternyata lebih ke kehidupan Ava yang dihadapkan masalah dalam hidupnya. Masalah keluarganya lebih banyak digali disini dibandingkan hubungan rumah tangganya sendiri. Ya terbukti saja chemistry dari Mandy Moore dan Kellan Lutz pun terlihat kurang greget sebagai pasangan suami istri.

Mandy Moore disini bisa dibilang tidak ada masalah ya dalam memerankan karakter sebagai wanita karir yang berprofesi sebagai konsultan psikologi. Begitu pula dengan orang tua Ava disini, yang diperankan oleh Jane Seymour dan James Brolin, yang terlihat cukup baik chemistrynya sebagai pasangan suami istri. Kehadiran wajah manis Jessica Szhor disini pun tidak kalah menarik perhatian selain peran utama wanitanya. Nah, yang cukup bermasalah disini adalah Kellan Lutz. Pria yang cukup dikenal wajahnya sebagai Emmet Cullen di film Twilight Saga tersebut, disini terlihat kosong matanya dan hanya bermodalkan tampang saja. Chemistry dengan Mandy Moore pun hanya terlihat ketika ending film saja *spoiler*, sisanya ya terlihat tanpa adanya chemistry sebagai apsangan suami istri.

Sinematografi yang dihadirkan film ini bisa dibilang tidak ada sesuatu yang wow, di bagian scoring bisa dibilang terdengar jauh lebih menarik. Daftar lagu-lagu yang menjadi pengisi film ini sangat enak banget untuk didengar. Irama jazz, country dan pop pun digabungkan dengan baik di film ini. Kalau ditelusuri lebih lanjut, pesan yang ingin disampaikan film ini sebenarnya cukup dalam, yaitu dalam membina suatu hubungan haruslah dengan sedewasa mungkin. Walaupun ada kerikil dan masalah yang menimpa, hubungan dengan pasangan haruslah tetap terbina dengan sebaiknya tanpa adanya egosentris satu sama lain. *gue kenapa jadi lebay gini* Ah sudahlah, yang penting film ini cukup rekomenlah… Selamat menonton. :cheers:


2,5/5


Trailer:

Komentar