After.Life (2010)

Film ini bisa dibilang aksi berkumpulnya para bintang yang cukup sukses di film-film yang mereka bintangi. Christina Ricci, Liem Nesson, Justin Long, dan Chandler Canterbury. Christina Ricci, sempat bermain New York I Love You bersama Natalie Portman, dan terakhir adalah Alpha & Omega. Liem Nesson sukup sukses dengan peran-peran yang dibintanginya, seperti The A-Team, Clash Of The Titans, Batman Begins, Narnia 21 & 2, dll. Dan dia juga dikabarkan akan bermain di The Hangover part II. Justin Long bisa dibilang cukup beragam peran yang diperankan selama ini, sebut saja Going The Distance, Drag Me To Hell, Alpha & Omega, Alvin& the chimpunks 1&2, DIE HARD, dll. Sedangkan Chandler Canterbury sempat suskes dengan debutnya di film Knowing (2009) bersama Nicholas Cage. Film ini adalah duet pertama Riccie dengan Justin sebelum mereka bermain lagi di film Alpha & Omega di tahun 2010. Film yang ditaburi bintang ini apakah bisa meraih kesuksesan seperti film-film yang pernah mereka bintangi sebelumnya? Simak curhatan josep berikut ini.

Paulus dan Anna adalah pasangan yang sedang mempersiapkan pertunangan mereka. Namun demikian, suatu konflik mebuat mereka harus rebut dan berantem di sebuah restaurant. Dengan hati kesal, Anna pun pergi meninggalkan Paulus seorang diri. Paulus tidak bisa menghardiknya sama sekali. Dengan rasa kegalauan dan kekesalannya, Anna pun hingga mengalami kecelakaan mobil yang sangat tragis. Ketika dia terbangun, dia sudah berada di rumah duka. Dia bingung dan kaget ketika seorang lelaki bernama Eliot tngah sibuk mempersiapkan kematiannya. Elliot, adalah seorang pencuci mayat untuk dikemasi sebelum acara pemakaman, dia memiliki suatu keahlian untuk berbicara kepada orang yang telah meninggal. Elliot meyakinkan Anna, bahwa dirinya sudah meninggal dan harus menerima semuanya itu. Anna tidak percaya dengan semua ini. Dia beranggapan bahwa dia sekarang sedang mengalami transisi ke alam baka.

Paulus, tunangannya, pun kaget setelah mengetahui bahwa Anna telah meninggal dunia. Dia tidak bisa menerima semuanya itu. Dengan profesinya sebagai Pengacara, dia mencari tahu tentang semua ini dengan bantuan teman-temannya di kalangan Polisi. Namun, teman-temannya tidak bisa melakukan apa-apa karena pihak medis memberikan bukti surat kematian Anna kepada mereka. Berbagai peristiwa dan peristiwa pun terjadi dialami oleh Paulus akibat kegalauannya, yang belum bisa menerima semua itu. Ditambah lagi, setelah dia bertemu dengan Jack. Jack, adalah salah satu murid dari tempat Anna mengajar. Entah apa yang membuat Jack penasaran dengan kematian gurunya, hingga dia mencri tau sendiri ke rumah duka tersebut. Jack melihat sosok Anna yang sedang berdiri tegak di jendela rumah duka tersebut. Paulus pun semakin geram terhadap Elliot yang tidak mau mengizinkan dirnya untuk melihat sosok Anna. Entah apa alasan Elliot yang tidak mengizinkan Paulus untuk bertemu dengan Anna.

Film ini bisa dibilang sangat menarik untuk ditonton, entah kenapa pihak cinema 21 baru menayangkan tahun 2011. Sebagai info saja, film ini sebenarnya sudah tayang pada tahun 2009. Bagaimana tidak sangat menarik, secara Vosslo, pembuat film ini, membuat film begitu apik dan dipenuhi dengan tanda tanya besar. Apa yang terjadi dengan Anna di film ini hingga akhir film ini pun memiliki banyak jawaban dari berbagai persepsi setiap penonton. Aluran drama thriller ini, begitu apik dibuat beliau hingga akhir film ini. Scoring dari musiknya semakin membuat suasana begitu menegangkan. Bagaimana pihak artistik membuat sesuatu yang beda kepada Anna pun bisa diancungi jempol. Pengambil setting tempat yang begitu klasik, semakin memperkuat rasa thriller film ini.

Ternyata aksi penampilan 4 bintang di film ini tidaklah mengecewakan. Sosok Elliot yang misterius dan dingin serta penuh tanda Tanya pun berhasil diperankan oleh Liam Nesson. Bagaimana tidak, jika kita melihat sejarah perfilmannya dia lebih condong ke arah film berbau action. Namun disini, dia mampu membuat suasana begitu menegangkan. Begitu pula dengan sosok anak kecil, Jack, dia bisa dibilang sangat misterius bahkan bisa dibilang Physco seperti Elliot. Bagaimana dengan aksi duet Justin Long dan Christina Ricci? Chemistry mereka sedikit kurang greget, mungkin dikarenakan faktor kurangnya komunikasi mereka di film ini, secara mereka cuma tampil bersama di awal saja. Namun demikian, mereka masing-masing sudah bermain bagus sesuai dengan perannya.

Adanya peran-peran tambahan di film ini, juga semakin menambah ketegangan film ini. Sebut saja, sosok mayat nenek tua yang bangkit tiba-tiba dengan gayanya yang misterius dan menakutkan. Sebagai gambaran, coba ingat sosok nenek tua di Drag Me To Hell (2009). Film yang penuh tanda tanya dan misteri ini, sepertinya layak untuk ditonton, apalagi pada saat midnight. Nuansa ketegangan dari film ini yang begitu sangat kuat dari awal hingga akhir film. Kekurangan film ini ketika menonton di bioskop adalah adanya sensor yang seharusnya bisa menjadi titik temu dibalik misteriusnya sosok Elliot. Overall, film ini sangat layak ditonton di bioskop walaupun adanya sensor. Selamat menonton. :cheers:

4/5





Trailer:



Komentar