Wednesday, September 25, 2013

Review: Kemasukan Setan (2013)

Eddy, pemuda yang suka dengan tantangan baru dan berbau mistis. Dengan handycam miliknya menemani Eddy ke tempat-tempat mistis yang ada di Indonesia. Sampai petualangannya ke 18 Eddy merasa dirinya harus melakukan petualangan yang jauh lebih ekstrim dikarenakan tidak ditemukan hantu yang tertangkap di handycamnya. Eddy pun semakin liar dalam berpikir untuk mencari cara agara bertemu dengan hantu. Smpai pada akhirnya Eddy memutuskan melakukan sesuatu yang ekstrim di petualangannya ke 19 pada tanggal 10 Desember 2012. Petualangan ekstrim tersebut mengambil kain kafan orang yang baru meninggal atau setidaknya masih dalam waktu 40 hari. Apakah yang terjadi selanjutnya dengan Eddy? Dimanakah kerabat, keluarga atau kekasih Eddy selama ini? Pedulikah mereka dengan nasib Eddy melakukan hal yang ekstrim ini?

Jika melihat teaser poster ataupun official poster ini, penulis geleng-geleng kepala dan terlintas kenapa ada film seperti ini? Dan terlihat Aldi Taher dengan bangganya topless (membuka baju bagian atas) sambil memegang lampu pertomax, apakah ini semacam film dokumenter yang berbau teror? Kalaupun iya mengapa Aldi harus buka baju? khirnya setelah menyaksikan film ini secara langsung di show pertama salah satu bioskop di Jakarta dengan penonton yang cuma 3 orang termasuk penulis, ternyata ada maksud kenapa Aldi melakukan buka baju di film ini. Menurut penulis, jika Aldi tidak melakukan hal demikian seperti di teaser poster makan agak lucu kalau dia melakukan aktivitas mencangkul dan hal-hal berat lainnya dengan baju kaos polos. Tips dari penulis, abaikan saja badan topless dari Aldi, silahkan nikmati cerita atau musik. Hal pertama yang mengganggu film ini akhirnya sudah terjawab.


Selanjutnya penulis akan memberitahu sedikit kekurangan film ini yang seharusnya tidak agar film ini enak dinikmati. Pertama, walaupun aura film ini sudah cukup menyeramkan tapi alangkah lebih baik film ini lebih totalitas menggunakan sistem footage agar terlihat lebih natural. Kedua, 2 pemain pendukung wanita di film ini memanglah tercipta sebagai pemanis atau konflik tapi alangkah lebih baik adegan pacar Eddy setelah digebuk pakai cangkul tetap dibiarkan mati saja, jangan malah disuruh melakukan adegan lagi. Padahal sudah jelas ada darah banyak ketika setelah adegan menggebuk dirinya dengan cangkul. Dan alangkah lebih baik dijelaskan siapa sebenarnya cewek satunya lagi di film ini, tahu-tahu nongol dari lemari, apa mungkin si mbak jelmaan hantu lemari? Terakhir agak cukup mengganggu, ekspresi orang tua korban ketika diminta opini kenapa lebay sekali dan kelihatan aktingnya ya? Harusnya lebih natural. Ya sepertinya hanya itu saja kekurangan dari film ini, sedikit kan? Memang gak banyak atau sekacrut film horror lainnya kok film ini.

Walaupun kemasukan setan hanya memiliki jumlah penonton selama 4 hari sebanyak 19 ribuan aja, akan tetapi sebagai pecinta dan pemerhati film indonesia, penulis bangga terhadap film ini karena bisa memberikan kualitas film horror untuk perfilman Indonesia. Mungkin sineas atau penonton ataupun blogger lainnya keburu drop melihat judul film ini yang seperti horror kacangan, makanya tidak banya yang tau kalau film ini ternyata memiliki "kemilau" di dalam kemasannya. Sepanjang perfilman Indonesia yang berbau semi dokumenter, nampaknya Kemasukan Setan berhasil menggeser posisi kedua film Terekam karya Nayato, namun tetap nomor satunya film Keramat yang masih membekas sampai saat ini. So tunggu apalagi untuk segera ke bioskop hari ini juga dan memilih Kemasukan Setan agar elo rasakan sedniri aura horrornya dari film ini! :Salam JoXa:

3/5

Trailer:

No comments:

Post a Comment