Thursday, January 31, 2013

Review: Air Terjun Pengantin 2 - Phuket (2013)

Setelah 3 tahun mengalami masa trauma di Pulau Pengantin yang mengambil nyawa teman-teman dan tunangannya, Tiara memutuskan untuk berlatih thai boxing ke Phuket. Disana dirinya sambil membuka usaha kecil-kecilan dengan sahabatnya Lea. Suatu hari Alan, teman kampus Tiara yang masih memendam rasa sampai saat ini, datang menemui Tiara untuk mengajaknya kembali ke Indonesia. Alan ke Phuket saat itu bersama keponakannya Maureen, dan kedua teman Maureen, Kenny dan Aida. Disaat waktu yang memungkinkan untuk liburan, Lea pun mengatur rencana berlibur ke sebuah pulau. Sebelum menggunakkan kapal ke pulau yang dituju, Tiara merasa sesuatu yang terjadi tiga tahun silam menghantuinya kembali.

Setelah absen 3 tahun, akhirnya Tamara Bleszynski kembali berakting lagi di film layar lebar untuk melanjutkan sekuel dari filmnya Air Terjun Pengantin. Dengan nanungan sutradara Rizal Mantovani, Tamara pun menyetujui untuk ikut kembali bermain di sekuel ATP. Di sekuel film Air Terjun Pengantin kali ini mengalami perombakan para pemain (yaiyalah secara yang masih hidup di akhir film terdahulu cuma adiknya saja) dan juga lokasi shooting. Lokasi shooting yang berada di luar Indonesia dan tepatnya di Phuket, Thailand, nampaknya tidak tanggung-tanggung dari niatnya membuat sekuel ini. Dari segi konsep cerita tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Masih sama ada teror dari seorang psikopat di dalam suatu pulau.

Teror yang dialami Tamara bersama Darius Sinathrya dll di film Air Terjun Pengantin 2 - Phuket sebenarnya tidak semenegangkan di film sebelumnya. Di sekuel kali ini sisi adu jotos yang dilakoni oleh Tamara justru jauh lebih banyak. Entah apa yang menyebabkan Rizal Mantovani di sekuelnya ini tidak mempertontokan aurat Tamara jauh lebih banyak. Sepanjang film pengambilan gambar Tamara yang seksi hanya terlihat dari balik tirai ketika dirinya mandi saja, selebihnya hanya teknis pengambilan kamera saja. Justru pemain pendukung lainnya seperti Laras Monca dan Una Putri yang heboh memamerkan bagian dada mereka dengan mini set bra di pantai. Bahkan aktris Kimberly Ryder pun justru terlalu tertutup rapat untuk seorang wanita yang lagi liburan di sebuah pantai yang tidak berpenghuni. 


Untuk pemain pendukungnya kecuali Stefan William, seperti Edward Akbar, Anne L Cotto dan Ray Sahetapy nampaknya "penolong" dari film ini. Ketiga tokoh ini terlihat tidak banyak bicara tapi mata mereka jauh lebih meyakinkan di sepanjang film. Buat Stefan William di film Air Terjun Pengantin 2 nampaknya hanya sebagai pemicu jumlah penonton saja, tidak ada sisi menarik yang ditonjolkan dari remaja putra satu ini. Jika para penggemarnya berharap dia buka baju untuk memamerkan tubuhnya, alangkah lebih baik mengundurkan niat untuk menonton film ini karena itu semua tidak ada dan FYI Stefan di film ini adalah korban pertama yang meninggal secara mengenaskan.

Pertanyaan terbesar dari penulis kepada film ini adalah lokasi mana aja sebenarnya yang shooting di Thailand? Penulis hanya melihat yang kelihatannya di Thailand itu ya keramaian dari pasar malamnya saja. Bahkan untuk pantai pun yang pengambilan gambarnya sepi sekali alias tak berpenghuni, belum lagi lokasi air terjunnya mirip sekali dengan lokasi air terjun ketika di film pertamanya dan lokasi hutannya seperti film Taring semakin menguatkan penulis bahwa film Air Terjun Pengantin 2 - Phuket hanya 10% shooting di Phuket. Pertanyaan selanjutnya adalah apa maksud dari psikopat di film ini menyelempangkan di tubuhnya ketika membunuh korban? Apa terinspirasi dari Si Pitung atau karena sarung Gajah Duduk pengirimnnya sampai negeri Thailand?

Dari sisi pengambilan gambar yang lebih banyak gelap, tetap terlihat indah dilihatnya. Beberapa dubbing dari para pemain di film ini terdengar tidak pas ataupun mengganggu suaranya. Banyak sekali kekurangan dari film ini, beberapa contohnya sudah disebutkan di atas. Selebihnya terlalu banyak jika dituliskan disini. Intinya Air Terjun Pengantin 2 - Phuket sebuah sekuel yang lebih menonjolkan sisi adu jotos dan melupakan sisi keindahan seperti film sebelumnya walaupun setting di sekuel kali ini Phuket sekalipun.  Untuk sebuah tontonan yang menghibur, Air Terjun Pengantin 2 - Phuket untungnya masih memberikan sisi hiburan tersendiri sih. :Salam JoXa:

6,5/10

Trailer:


3 comments: