Thursday, November 29, 2012

Review: Hello Goodbye (2012)

Indah, WNI yang ditugaskan bekerja di kantor KBRI cabang Korea. Rasa kangen terhadap keluarga di Jakarta mulai melanda Indah yang merasa kesepian walaupun memiliki teman-teman yang berasal dari Indonesia juga di Korea. Suatu hari, bos Indah menugasi dirinya untuk merawat seorang Pria bernama Abhimanyu. Abhi sendiri adalah WNI yang mendadak harus diopname karena ada gangguan jantung. Mau tidak mau Indah harus menerima tugas dari bosnya tersebut, dengan kondisi sifat Abhi yang begitu keras kepala.

Titien Wattimena seorang penata skrip yang sudah memilki jam terbang sangat tinggi kini merambah dunia penyutradaraan. Debutnya kali ini bernuansa cinta ala Korea. Dimana pengambilan gambar film ini 100% dilakukan langsung dari Korea. Hasil kerja sama dengan PH Falcon Pictures pun akhirnya selesai juga proyek pertama film beliau. Untuk film Hello Goodbye memang debut penyutradaraan beliau akan tetapi beliau sendiri pernah menajdi sutradara pedamping bersama Lola Amaria di film Minggu Pagi di Victoria Park (2010). Secara keseluruhan untuk sebuah karya debut penyutradaraan, Titien sudah menggarap film Hello Goodbye dengan cukup matang untuk disajikan. Ibarat makanan, film ini terlihat pas. Tidak terlalu asin ataupun hambar.


Dari sisi skrip yang dibuat oleh Titien juga, terlihat agak sedikit ganjal di awal namun terlihat rapi ketika emosi para pemain mulai meredam dan klop satu sama lain. Kenapa penulis bilang ganjal di awal? Untuk sebuah pertemuan antara 2 insan manusia yang belum kenal sama sekali, rasanya saling marah itu bukan hal yang wajar. Kalau memang dia gak suka untuk ditugasi seperti itu untuk apa dia menerima kerjaan itu? Apa karena faktor sifatnya yang emosional? Namun mata mereka berdua terlihat seperti kuat sekali chemistrynya. Padahal di film ini awalnya belum saling mengenal loh. Lain halnya kalau mereka berdua diceritain dari awal adalah pasangan yang mengalami konflik baru deh wajar marah.

Alur film Hello Goodbye memang bisa dibilang berbeda dengan film romantis Indonesia yang pernah tayang di bioskop. Nyawa film festival di film ini terasa begitu kuat. Bisa dibilang tidak banyak dialog dari film ini. Kalaupun ada dialog tidak mengumbar kata-kata yang panjang dan terlalu puitis bin melankolis. Scoring film ini bisa dibilang asyik dan ditambah enak dilihat ketika Sinematografi film ini begitu indah. Pengambilan gambar pun tidak kalah menarik.

Deretan para pemain, film ini terlihat tidak begitu banyak. Sebut saja Atiqah Hasiholan, Rio Dewanto, Kenes Andari, Khiva Iskak, Verdi Solaiman, Sapto Soehardjo, dan terakhir penyanyi asal Korea yang kini merambah dunia akting, Eru. Akhir kata, film Hello Goodbye adalah sebuah film drama romantis Indonesia yang memiliki nyawa film festival di dalamnya dengan suasana Korea yang begitu kental. :Salam JoXa:

8/10

Trailer:


1 comment: