Thursday, July 12, 2012

Review: 18++: Forever Love (2012)


Di usia ke  18 tahun, Kara diberi kepercayaan opanya untuk bisa mandiri. Seluruh kartu cicilan dan mobilnya diblokir dan disita opanya. Setelah itu juga hubungan Kara dengan sahabat-sahabatnya kandas sudah, begitu pula dengan pacarnya Scarlet. Setelah mengarungi hidup sebatang kara yang sesuai namanya, Kara tidak sengaja bertemu dengan Mila, seorang penjual kue dan gorengan di stasiun. Semenjak itu, Kara jadi tinggal di rumah Mila bersama ibu dan adiknya karena Kara pernah ditolong Mila akibat kecelakaan kecil. Yang awalnya tidak ada rasa suka ternyata benih itu tumbuh diantara mereka berdua. Namun sesuatu yang dapat memisahkan berdua.


Karya Nayato ke enam di tahun 2012 akhirnya rilis juga sebelum masa libur perfilman Indonesia menjelang lebaran dan memasuki bulan puasa 2012. Dengan bergenre romantis dan mengambil kedua pemain yang tidak asing lagi di dunia perfilman yang tahun ini sedang berkibar namanya. Siapa lagi kalau bukan Kimberly Rider (The Witness) dan Adipati Dolken (Malaikat Tanpa Sayap). Dengan tetap menggunakkan peran utama di films ebelumnya 18+ nampaknya itu menjadi acuan film ini untuk dibuat sekuel? Akan tetapi dengan cerita dan nama tokoh yang berbeda di sekuel kali ini.

Cerita 18++ Forever Love sendiri bisa dibilang tidak menarik lagi karena sudah terlalu biasa bahkan cenderung basi untuk film-film romantis di Indonesia saat ini. Namun jika ingin membandingkan dengan film dahulunya yang cenderung lebih ke arah pergaulan bebas, narkoba, minuman keras, di sekuel kali ini segmen tersebut hanya sebagai pembuka film ini saja. Selebihnya lebih ke arah drama romantis antara Mila dengan Kara. Dimana keduanya akan saling memperjuangkan cinta mereka walaupun ada sesuatu yang menghadang mereka. Selain sikap Opa Kara untuk menahan seluruh kekayaan bisa diambil contoh agar Kara tidak terlalu menghambur-hamburkan dari kekayaan opanya saja.

Selain mereka berdua, disini juga ada Gege Elisa, Jordi Onsu dan Roy Marten yang akan meramaikan film ini. Akhir kata, skenario yang konon kabarnya ditulis oleh Cassandra Massardi ini, bisa dibilang cukup dewasa walaupun masalah waktu agak mengecewakan dan kurangnya kekuatan karakter dari kedua pemain utama. Ya tapi bolehlah untuk lirik lagu ost yang diciptakan Melly Goeslaw disini yang dinyanyikan oleh Kimberly Rider. Sampai jumpa di LEBARAN nanti ya! Ayo dukung terus perfilman Indonesia! :Salam JoXa:

7,5/10

Trailer:

2 comments:

  1. TOLONG DONG DI INFORMASIKAN FILM INDONESIA YANG TAYANG WAKTU LEBARAN NANTI ??

    ReplyDelete
  2. ada ngak lagu yang dinyanyikan kara ??? kalo ada tolong dikasih linkx bwat di download makasih :)

    ReplyDelete