Sunday, December 11, 2011

Review: Happy Feet 2 (2011)

Erick hasil peranakan dari Mumble dan Gloria merasa terkucilkan karna tidak bisa menari dengan kakinya seperti penguin-penguin lainnya. Mumble mencoba memberikan motivasi kepada putranya tersebut. Erick pun sampai kabur dari tempat tersebut untuk ikut bersama Ramon, penguin berjambul, yang berniat pergi ke suatu tempat. Erick tidak sendirian, dia ditemani oleh Boadicia dan Atticus. Akhirnya mereka bertiga terdampar sampai di tempat dimana The Mighty Sven tinggal. Sven adalah penguin yang bisa terbang. Erick yang melihatnya pertama langsung terpukau dan mau belajar terbang dari Sven. Mumble yang gelisah dengan hilangnya pun mencari jejak anaknya tersebut. Di samping itu, masalah pun dihadapi para penguin karena tempat mereka mulai berpindah karena pergeseran bumi. Para penguin pun terjebak. Lalu siapakah yang dapat menyelamatkan penguin-penguin tersebut?

Satu lagi produksi Warner Bros Pictures yang cukup banyak yang menunggu yaitu Happy Feet 2. Bisa dibilang yang ditunggu dari film ini adalah keindahan musiknya, terbukti dari trailer irama musik yang diberikan sudah cukup menggembirakan. Kalau dari segi animasi nampaknya sosok penguin belum bisa membuat gue terkesan ya. Buktinya aja ketika menonton Happy Feet di DVD ataupun dubbing dari TV gue bosan dan bahkan tertidur pulas. Ketika menonton Happy Feet 2 pun gue tidak mau memberikan ekspetasi dari jalan cerita film ini, yang gue beri ekspetasi cuma dari segi pengisi soundtrack saja. Alhasil, setelah menonton film ini gue puas dengan soundtrack film ini, tapi bukan untuk cerita dan animasinya.

Arahan sutradara, George Miller, yang dulu pernah membuat Happy Feet nampaknya kurang begitu menampilkan sesuatu yang menarik dari film sekuelnya Happy Feet 2 ini. Di awal cerita terlihat sekali agak kurang greget dan menghabiskan banyak cerita di satu titik saja. Kalau saja lebih diperluas lagi pasti akan lebih nikmat film ini. Perpindahan adegan selanjutnya pun terlihat sekali lambat dan gak begitu mengagetkan. Walaupun ada perkenalan tokoh baru yaitu Bill dan Will, sosok udang, yang cukup lucu karna dialognya tapi tidak langsung membuat film ini menjaga indahnya film ini ya.

Animasi yang diberikan film ini pun bener-bener tidak indah menurut gue. Mungkin apa karna dia tipe film dark animation? Hmm mungkin bisa jadi seperti itu. Efe-efek yang ditonjolkan ketika menonton 3D pun tidak begitu banyak. Sebut saja, ketika dua karakter udang itu muncul, gelembung-gelembung di dalam laut, setelah itu ada sosok hewan besar saja. Sisanya biasa saja, bahkan efek salju yang gue harapkan disini atapun sosok penguin yang menggemaskan yang bisa dicubit karena dekat dengan gue ketika menonton pun tidak ada.

Scoring dari Happy Feet 2 bisa dibilang menarik dan enak dinikmati oleh pendengaran. Dentuman irama yang dihasilkan pun juga seru dan pas ala kadarnya film-film animasi lainnya. Scoring dari happy feet 2 kali ini diisi oleh Pink, Robin Williams dan lain-lain. Mungkin apa karena gue sudah kangen dengan suara rock lembut dari Pink, jadi gue begitu menikmati suara-suara indah dari perempuan ini. Gerak-gerik tarian yang dihasilkan para penguin pun juga cukup menarik untuk disimak karena bisa membuat kaki gue secara spontan untuk menggerakkannya.

Para pengisi suara dari Happy Feet 2 pun rasanya tidak banyak yang membuat gue terkesan. Walaupun banyak pengisi suara yang cukup terkenal tapi tidak berarti semua berkesan buat gue. Sebut saja ada Ava acres, Elijah wood, Pink, Benjamin Flores Jr., Brad Pitt, dan Matt Damon. Karakter-karakter yang gue sebutkan ini bisa dibilang yang menarik sepanjang film. Walaupun beberapa ada yang annoying karena bawel banget tapi tetep masih dalam tingkat yang wajar.

Akhir kata, Happy Feet 2 bukanlah animasi yang buruk. Tapi juga bisa dibilang bukan sesuatu film animasi terbaik dan memorable di tahun 2011. Sayang sekali kalau film ini tidak dibuat seindah dan menggemaskan. Untungnya scoring yang indah dan memanjakan telinga dapat menjadi poin plus dari film ini. So tunggu apalagi segera menyaksikan aksi petualangan dari penguin-penguin ini, dan disarankan memilih 2D atau yang biasa saja tanpa kacamata 3D. Selamat menonton! :Salam JoXa:

2/5

Trailer:

No comments:

Post a Comment