Friday, May 20, 2011

Severance (2006)

Christopher Smith kembali beraksi dengan film Severance setelah filmnya Triangle yang sangat sensasional sehingga membuat adanya diskusi amatir terhadap film Triangle. Severance sendiri sebenarnya diproduksi tahun 2006, dimana sebelum munculnya Triangle yang sekitar pada tahun 2009. Namun sayangnya film kedua beliau baru tayang di Indonesia di tahun 2011 ini. Kedua film beliau tidak seberuntung karya beliau yang berjudul Black Death yang diproduksi akhir tahun 2010 dan ditayangkan di Indonesia bulan Maret 2011. Namun kehadiran Black Death sepertinya tidak begitu booming dibandingkan Triangle dan Severance. Sekarang fokus ke Severance, apakah Severance mampu menghibur seperti Triangle? Simak curhatan josep berikut ini.

7 orang pegawai (Maggie, Steve, Harris, Jill, Gordon, Billy, dan Richard) dari sebuah perusahaan melaksanakan team building di sebuah hutan. Di tengah perjalanan mereka yang menggunakan bus, tiba-tiba mengalami kendala ketika Harris yang merupakan pimpinan mereka beradu mulut dengan supir bus tersebut yang berasal dari Rusia. Akhirnya mereka pun turun dari bus mereka dan melanjutkan perjalanan mereka dengan jalan kaki. Ketika mereka mau melanjutkan perjalanan, suara aneh seperti suara beruang pun mereka dengar dari kejauhan. Akan tetapi mereka tetap melanjutkan perjalanan sampai ke tempat tujuan mereka. Akhirnya, mereka menemukan tempat dimana sesuai peta yang mereka bawa. Maggie dan Jill memiliki perasaan tidak enak kepada rumah tersebut. Akan tetapi para pria tetap berusaha meyakinkan mereka bahwa tidak akan terjadi apa-apa. Ketika mereka besoknya melakukan team building, tiba-tiba mereka diserang sosok misterius. Sosok misterius tersebut mengancam kehidupan mereka satu per satu.

Severance bisa dibilang sebuah karya Christopher Smith yang sederhana dan tidak serumit Triangle yang penuh teka-teki. Walaupun sederhana, akan tetapi sebenarnya Severance menghadirkan beberapa scene yang penuh misteri dan teka-teki. Daripada saya ngespoiler di sini lebih anda menontonnya sendiri. Akan tetapi karena saya baik hati, jadi saya kasih clue saja deh (loh kok jadi labil gini?!). Simak baik-baik yang dialami Steve setelah dia membuang air kecil dan juga ketika dia berada di dalam pondok mereka tinggal. Sepanjang film ini menurut gue secara pribadi 75% sangatlah menegangkan, padahal saya tahu dari teman movie blogger bahwa film ini horror comedy. Unsur komedi pun hanya 25% dan itu pun tidak lucu banget dan lebih terkesan dramatisir dan lebai. Tapi tidak apalah karena saya lebih menyukai unsur ketegangan film ini.

Scoring dari Severance mungkin bisa dijadikan faktor unsur ketegangan Severance. Walaupun terkadang beberapa scoring terdengar sakit di telinga. Cerita yang ditulis Christopher Smith dan James Moran ini bisa dibilang sesuatu hal yang masih fresh untuk dinikmati walaupun produksi tahun 2006. Nikmati dan rasakan ketegangan demi ketegangan serta sedikit unsur komedi di dalam film Severance ini. Para pemain yang disini pun bisa dibilang tidak tampil mengecewakan. Berbagai penghargaan pun telah didapatkan film Severance, sebut saja sebagai nominasi Best Achievement In Production di ajang British Independent Festival Film 2006, pemenang best screenplay di ajang International Fantasy Film Award 2007 (Fantasporto), pemenang Danger After Dark menurut Audience Award di Philadelphia Film Festival 2007, dan terkahir meraih penghargaan Jury’s Choice Awards di ajang Puchon International Fantastic Film Festival 2006 sebagai Film Terbaik. So, tunggu apalagi untuk menyaksikan film Severance di bioskop kesayangan anda! :cheers:

3,5/5





Trailer:

No comments:

Post a Comment