Jumat, 24 Maret 2017

Review Film Interchange (2016)


Setelah tayang di Malaysia bulan Desember 2016, akhirnya Interchange tayang juga di Indonesia di bulan Maret 2017. Dengan di bawah ketiak Cinesurya yang ikut terlibat di film Interchange tidaklah heran film ini dibawa ke Indonesia walau tayang secara terbatas. Dengan adanya Nicholas Saputra dan Prisia Nasution sebagai pemain film Indonesia, menjadi daya tarik warga Indonesia untuk menonton film ini, (are you serious?). 

Film ini secara keseluruhan terlihat ingin penonton bermain visualisasi dalam imajinasi. Jadi pastikan imajinasi kamu bermain ketika menonton film ini walaupun film ini ada cerita yang sedikit relate dengan kehidupan nyata, seperti pembunuhan misterius, dan dunia kantoran hingga percintaan. Visual dari film ini cukup menarik sebenarnya ya, karena kita akan melihat bagaimana perubahan wujud dari Nicholas Saputra menjadi wujud visual imajinasi si pembuat film Dain Iskandar Said. Para pemain Malaysia dan Indonesia yang terlibat di film ini tampil sesuai dengan porsinya.

Walaupun film ini terlihat memang sangat imajinasi namun sepertinya lupa dengan mood penonton ketika menonton film ini. Beberapa bagian terlihat kedodoran dalam mengeksekusi cerita sehingga terkadang melelahkan. Semua tergantung persepsi masing-masing penonton ketika menonton film ini. Jika ingin mencari tontonan alternatif dengan imajinasi yang menarik, Interchange mungkin bisa dijadikan pilihan. 

2/5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar