Minggu, 26 Februari 2017

Review Pertaruhan (2017)

Setelah 4 tahun vakum tidak memproduksi sebuah film, IFI Sinema kembali memproduksi film Indonesia di tahun 2017 dengan judul Pertaruhan. Sekilas filmnya memang ala-ala Serigala Terakhir yang juga diproduksi IFI Sinema di tahun 2009. Akan tetapi, film Pertaruhan lebih ke keakraban 4 saudara lelaki yang tinggal dengan ayah tercinta. 4 karakter yang diperankan oleh Adipati Dolken, Aliando Syarief, Jefri Nichol, dan Giulio Parengkuan. 2 nama terakhir Jefri Nichol dan Giulio Parengkuan memang nama baru di dunia perfilman Indonesia, jadi kalau masih kurang diberi banyak porsinya untuk cerita hal yang wajar saja.

Selain kedua karakter tersebut, Widika Sidmore juga terbilang perdana di perfilman Indonesia. Mengawali karir sebagai model, Widika yang memiliki hidung mancung ini entah kenapa beberapa pengambilan gambarnya terlihat tidak menarik, padahal foto-fotonya di Instagram jauh lebih menarik bahkan cantik. Aliando Syarief di Pertaruhan bisa dibilang karakter yang cukup mencuri perhatian dibandingkan lainnya. Sebagai film kedua, Aliando terlihat tidak kaku lagi di film ini. Suaranya yang dibuat cempreng dan ada sosok hero-brothers untuk kedua adiknya bolehlah untuk kekuatan karakternya di Pertaruhan. Premis film Pertaruhan sebenarnya menarik, akan tetapi eksekusi naskah yang dibuat kurang begitu luar biasa untuk membuat penonton empati terhadap film ini. Beberapa adegan yang harusnya bisa mencuri hati penonton, namun terkesan hambar begitu saja pada akhirnya. Ya tidaklah heran film ini sendiri pun kurang berhasil mencuri hati penonton, terbukti kurang dari 50 ribu yang telah menonton film Pertaruhan.

2/5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar