Minggu, 25 Desember 2016

Review Passengers: Kisah lain Adam dan Hawa terjebak di sebuah planet.



Berawal pesimis dengan berbagai review negatif terhadap film ternyata membuahkan hasil positif setelah menontonnya. Bisa dibilang Passengers salah satu film romantis terbaik dan favorit saya.

Cerita dari Passangers ibarat Adam dan Hawa yang bersetting di sebuah Planet. Sosok Chris Pratt harus diakui masih kelihatan berusaha menarik perhatian penonton, akan tetapi daya tarik Jennifer Lawrence setelah menit ke 35 adalah nyawa dari film ini.

Bukan berarti film ini membosankan ketika hanya Chris Pratt dengan sikapnya yang galau dan "kering" tidak ada sosok lawan jenis yang bisa tukar pikiran, hanya saja Chris Pratt masih belum terlihat kuat jika sepanjang film Passengers isinya dia sendiri bermonolog.

Visual efek, artistik dan alunan musik yang diberikan Passengers sangat mencuri perhatian. Agak cukup disayangkan di Indonesia belum ditayangkan versi 3D, atau 4DXnya. Kalau perlu versi IMAX kali ya karena pasti akan lebih indah penggambaran planetnya. 

1. Keanu Reeves awalnya dipilih sebagai pemeran utama pria, akan tetapi akhirnya Chris Pratt menjadi pemain utama prianya.
2. Reese Witherspoon, Rachel McAdams dan Emily Blunt awalnya juga menjadi pemeran utama wanita, akan tetapi Jennifer Lawrence menjadi pemeran utama wanitanya.
3. Gabriele Muccino, Marc Forster dan Brian Kirk awalnya dipilih sebagai sutradara film ini, hingga akhirnya terpilih Morten Tyldum sebagai sutradara film ini.
4. Chris Pratt dan Jennifer Lawrence sama-sama telah bermain di film adaptasi komik Marvel.

4,5/5

Trailer:

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar