Friday, April 11, 2014

REVIEW: SEPATU DAHLAN (2014)


Sepatu dahlan merupakan film karya dari Benni Setiawan setelah terakhir menyutradarai Laskar Pelangi 2; Edensor yang rilis pada akhir tahun 2013. Cerita keseluruhan film ini lebih mengangkat masa kecil dari Bapak Dahlan Iskan. Dengan peran yang dilakoni Aji Santosa, film ini cukup memberikan kekuatan tersendiri bagaimana perjuangan Dahlan dari penderitaannya. Penderitaan tersebut yaitu ingin memiliki sepatu baru dimana ayah dan ibunya tidak sanggup membeli sepatu Dahlan karena untuk menghidupi keluarganya saja pun sudah terlihat susah sekali.

Adanya aktor-aktor senior di film ini rasanya memberikan kekuatan tersendiri juga dari film ini. Donny Damara dan Kinaryosih yang berperan sebagai kedua orang tua Dahlan terlihat begitu apik chemistrynya. Beberapa lagu yang disindenkan oleh Kinaryosih juga begitu indah didengar. Tata artistik di tahun 60-anakhir - 70-an pun terlihat begitu pas dan sesuai di masanya. Akan tetapi mengapa film ini hanya bisa bertahan 1 minggu di bioskop? Padahal 4 hari berhasil meraih 50ribu lebih penonton. Apakah jumlah segitu masih kurang untuk mempertahankan film Indonesia bertahan di bioskop? Entahlah cuma manajemen bioskop saja yang tahu menahu alasan tersebut.

1 comment: