Friday, April 12, 2013

Review: Hari Ini Pasti Menang (2013)


Nama Gabriel Omar menjadi terkenal setelah dirinya berhasil pencetak gol terbanyak sebagai perwakilan Indonesia di perempat final Piala Dunia 2014 di Brasil. Sosok dirinya pun dengan cepat begitu diekspos dan memiliki banyak penggemar wanita yang begitu terpukau dengan badan proposional yang dimilikinya. Dibalik prestasi Gabriel sebagai pencetak gol terbanyak ternyata ada misteri dibaliknya. Andien, teman kecil Gabriel, yang berprofesi sebagai wartawan pengamat bola begitu kritis dan jeli menganalisa kasus dibalik gol selama ini yang dicetak oleh Gabriel. Kehidupan Andien pun ternyata sedikit terancam dengan teror demi teror yang slealu menimpa dirinya. Ayah Gabriel pun tidak langsung percaya dengan bukti demi bukti yang diberikan Andien soal apa yang berhubungan dengan anak semata wayangnya tersebut. Ada apa sesungguhnya?


Film Hari Ini Pasti Menang agak sedikit berbeda dengan film-film bertema sepakbola yang sudah tayang sebelumnya. Walaupun bertema sepakbola tapi justru kekelaman dibalik industri persebakbolalah yang justru lebih diceritakan ke film ini. Bagi penonton awam yang tidak begitu tahu soal persepakbolaan pastilah begitu terkejut dengan apa yang diceritakan oleh film ini. Beberapa bagian memang agak sedikit terkejut, akan tetapi beberapa bagian yang awalnya mengejutkan dieksekusi pada akhirnya dengan begitu kurang maksimal. Konflik untuk meneror Andien yang notabene sebagai wartawan yang kritis pun tidak jelas siapa dan kenapa ditujukan kepada Andien. Untuk musik sebenarnya yang diberikan film ini tidak begitu wow bila ingin dibandingkan dengan Garuda Di Dadaku. Sebagai bintang baru, Zendhy Zain, cukup pas berakting sebagai pemain sepakbola yang metrosexual. Pemain lainnya juga tidak ada yang masalah akan tetapi sayangnya kurang begitu memorable. Tidak hanya di deretan pemain saja yang tidak memorable di film ini, secara kesuluruhan sebenarnya film ini tidak memberi kesan apapun setelah anda keluar dari bioskop. :Salam JoXa:

7/10

Trailer:

No comments:

Post a Comment