Thursday, March 14, 2013

Review: Sule Detektif Tokek (2013)

Setelah susah mendapatkan pekerjaan, akhirnya Sule mendapat tawaran sebagai detektif. Pekerjaan detektif kali ini melibatkan seekor hewan Tokek dan musuh dari si pemilik Tokek yang konon kabarnya terkenal sadis. Sule yang memiliki anak dan ibu tercinta pun mulai terasa terancam dengan resiko pekerjaan yang diambilnya ini. Anak Sule pun secara tidak langsung ikut terlibat dengan musuh yang dikenal dengan nama Mr Bete. Akankah semua berakhir damai dan baik-baik saja?

Setelah di tahun 2012 bermain film Sule Ay Need You bersama aktris cantik Titi Kamal, Sule yang bernama asli Entis Sutisna ini kembali bermain film di tahun 2013 dengan mengambil nama sendiri di judul filmnya. Sule Detektif Tokek, film kedua Sule dengan nama dirinya sendiri, tapi film ketiga dirinya setelah Arwah Kuntilanak Duyung. Untuk pengalaman berakting Sule jauh lebih dikenal di industri pertelevisian melalui acara komedi OVJ dan lain-lain. Di film Sule Detektif Tokek, kemampuan lelucon atau hiburan dari Sule bisa dibilang sedikit lebih baik dari film Sule Ay Need You.


Dari segi cerita yang ditulis oleh Reka Wijaya sebagai sutradara film ini, bisa dibilang biasa aja sih. Hanya tentang untuk menjaga seekor tokek dengan diselipkan konflik keluarga di dalamnya. Kekuatan karakter dari pemain film ini bisa dibilang cukup beragam. Poppy Sovia disini tampil kadang berlebihan, kadang juga sedikit menghibur. Lain halnya dengan aktris seksi Uli Auliani yang tetap dengan pakaian seksinya yang di film ini agak terlihat bolot tapi sebenarnya pintar untuk mengatasi masalah. Anak kandung Sule yang bernama Rizky Febryan Adriansyah, di film ini mencoba sedikit memberikan sisi lelucon. Leluconnya bagus sih tapi tidak semua scene yang diberikan terlihat lucu dibuat oleh dirinya. Beberapa scene Rizky disini agak terlihat kurang jantan seperti bapaknya Sule.

Ada yang menarik dari film Sule Detektif Tokek, yaitu visual dan animasi yang diberikan sepanjang film. Dua sisi tersebutlah menjadi poin plus dari film ini. Jikalau kedua poin ini tidak ada, pastilah durasi film sepanjang 76 menit akan terasa bosan sama sekali. Awalnya memang agak terlihat lebay, akan tetapi setelah 5 menit awal film ini ya memang terlihat kalau visual dan animasi film ini memang andalan film ini. Akhir kata, film Detektif Tokek memberikan keunggulan dari segi animasi dan visual dengan cerita komedi yang biasa saja. :Salam JoXa:

2/5

Trailer:

No comments:

Post a Comment