Saturday, February 2, 2013

Review: Love For Beginners (2013)

Tsubaki Hibino adalah gadis remaja lugu yang baru saja masuk ke sekolah menengah tingkat umum dan tidak begitu suka mendadani dirinya sendiri, sehingga penampilan dirinya di sekolah baru tersebut dipandang sebelah mata oleh teman-temannya. Akan tetapi lain halnya dengan pria yang notabene sudah dikenal sebelum masuk ke sekolah tersebut, yang bernama Kyota Tsubaki. Sampai pada akhirnya pun mereka semakin akrab dan kemudian pacaran. Teman-teman Tsubaki iri kepadanya karena berhasil mendapatkan cowok idola di sekolah tersebut. Lika-liku hubungan Tsubaki dengan Kyota pun dimulai.

Sebuah film romantis komedi remaja dari Negeri Sakura atau Jepang pun rilis juga di Indonesia. Dengan judul Love For Beginners, film ini memang terlihat sangat remaja sekali. Dimana settingnya sekolah tingkat menengah atas dan terdapat bumbu percintaan remaja yang terjadi di sekolah tersebut. Dari segi konsep sebenarnya hampir sama saja dengan film romantis komedi lainnya, yaitu dimana ada seorang cewek lugu yang tidak disukai penampilannya tapi pasti suatu saat ada cowok yang lama kelamaan jatuh cinta kepadanya dan akhirnya cewek tersebut pasti berubah penampilannya secara instan dan terlihat jauh lebih cantik.


Terlalu singkat sih untuk dari cerita percintaannya, masa baru menatap dan bangku sebelahan di kelasnya langsung pacaran sih? Walaupun setelah itu lika-liku percintaannya lebih panjang sih, akan tetapi tetap saja terlalu cepat. Chemistry antara Emi Takei dan Tori Matsuzaka pun terlihat begitu erat ketika proses pacaran berlangsung diantara mereka berdua di film ini. Kehidupan keluarga masing-masing pun menghiasi hubungan mereka selain adanya hubungan percintaan tersebut. Para pemain pendukung lainnya yang menghiasi hubungan mereka berdua pun terlihat baik penampilannya. Dari segi sinematografi film ini lumayan sedikit memorable di bagian tertentu. Menurut kabar ada Perfume sebagai salah satu pengisi soundtrack film ini. Akhir kata rasa cinta tersebut tidak selamanya sukses kalau hanya di cinta pada pandangan pertama, akan tetapi semuanya bisa sukses kalau semasa menjalani hubungan tersebut meredam sifat egois keduanya. :Salam JoXa:

8/10

Trailer:

1 komentar:

satu gerai said...

kalau membandingkan dengan film lain seperti film First love dari negara Thailand, kira-kira bagusan mana menurut kamu?

Post a Comment