Wednesday, January 2, 2013

Review: Countdown (เคาท์ดาวน์) (2012)

Jack, Pam, dan Bee anak muda asal Thailand yang sedang berada di New York. Ketiga anak muda ini ingin merayakan pergantian tahun yang berbeda di New York. Jack punya ide untuk pesta kecil-kecilan sampai apda akhirnya dia menghubungi Jesus yang seorang bandar narkotika. Akan tetapi misteri pun terjadi di malam pergantian tahun tersebut. Semua berbeda ketika Jesus berada diantara mereka. Siapakah sebenarnya sosok Jesus ini? Mengapa nyawa ketiga anak muda ini terancam?

Sebuah film thailand terbaru di awal tahun 2013 yang tayang di bioskop Indonesia, dengan judul Countdown (เคาท์ดาวน์). Film Thailand sudah identik dengan genre komedi romantis atau horror, akan tetapi di film terbarunya ini yang berjudul Countdown, genre thriller/horror lah yang justru malah diangkat. Penulis ketika menonton film ini, awalnya masih meraba-raba mau kemana sebenarnya film ini. Humor yang ada di awal film ini menurut penulis justru kurang alias garing. Baru terasa thrillernya yaitu ketika sosok Jesus ada diantara ketiga anak muda. Walaupun sih sebenarnya tingkah laku Jesus jauh lebih mengganggu dari ketawanya salah satu pemain dari film ini.


Ketegangan yang diberikan film ini cukup terasa dari pertengahan sampai akhir. Kalau penulis mau bandingkan dengan film hollywood, film Countdown bukanlah sebuah film yang wow atau "sakit" sekalipun. Karena cerita yang diberikan film Countdown, penulis merasa pernah menyaksikan sebelumnya. Sayang sekali penulis lupa judulnya apa. Akting para pemain di film ini terlihat baik mendalami karakternya, setidaknya di film ini ada 3 karakter yang berbeda saja itu sudah membuat penulis nyaman untuk menonton film ini. Apalagi sosok Patarasaya Kreusuwansiri di film ini terlihat cantik dan manja walaupun cuek sekalipun. Akhir kata, penonton bersiaplah mempersiapkan waktu sedikit mengaku dosa kalian sebelum pergantian tahun biar tidak ada sesuatu yang tersimpan ketika pergantian tahun sudah lewat nantinya. :Salam JoXa:

1,5/5

Trailer:

No comments:

Post a Comment