Saturday, April 14, 2012

Review: 407 / Dark Flight 3D เที่ยวบินผี (2012)


New seorang pramugari muda, yang sepuluh tahun lalu selamat dari kecelakaan yang menewaskan seluruh penumpang di pesawat boeing 407. Tak diduga, ternyata New kembali bertugas di pesawat tersebut. Kini New harus bersikap biasa saja di depan penumpang-penumpang walaupun dirinya memiliki firasat buruk yang akan terjadi nantinya ketika mengudara dengan pesawat tersebut. Ketika pesawat lepas landas teror demi teror yang dirasakan penumpang di pesawat tersebut pun mulai berdatangan. Teror roh-roh yang bergentayangan di pesawat tersebut pun mulai membunuh salah satu penumpang. New pun panik dan tidak tahu harus berbuat apa.
Film horror Thailand produk yang bukan GTH pasti agak cukup diragukan bagi kalian pecinta horror Thailand khususnya. Berbagai macam keraguan pasti terlintas sebelum menonton film horror Thailand yang bukan produk GTH. Sebagai contoh saja, film omnibus horror Thailand 4 Lud saja memberikan sajian tontonan yang biasa. Jika mau dibandingkan dengan film produk GTH seperti Laddaland yang selalu mencekam walaupun lebih dari 2 kali menontonnya, maka produk non GTH bukanlah apa-apa. Dan sekarang muncul film baru produk non GTH yang berjudul DARK FLIGHT. Judul asli dari film ini yaitu 407.



Dari judul saja judul sudah jelas settingan film ini pasti tidak jauh dari namanya Pesawat Terbang. Disarankan saja sih, bagi kalian yang memang sering menggunakkan transportasi Pesawat Terbang di 2 bulan ke depan, sebaiknya mengurungkan niat untuk menonton film ini. Bukan menakut-nakuti sih tapi daripada kalian parno sendiri ketika selesai menonton film ini, kan kasihan juga kan? Baiklah gue akan sedikit menceritakan bagaimana sebenarnya film ini. Cerita dari Dark Flight 3D / เที่ยวบินผี sendiri bisa dibilang cukup bisa ditolerir dari awal sampai akhir. Walaupun ada beberapa bagian terlihat ganjal sih. Sebelum membahas keganjalan tersebut, film ini bisa memberikan intensitas rasa ketegangan yang pas untuk sebuah film horror.

Suasana ketegangan akan dirasakan penonton, sepanjang kurang lebih 100 menit dengan adanya  sedikit drama di dalamnya. Kualitas 3D yang dihasilkan sayang sekali tidak begitu maksimal. Efek-efek yang diberikan pun kurang begitu menyeramkan jika harus menggunakan kacamata 3D. Kurang lebih yanga da di trailer semuanya juga akan kalian saksikan di film (tapi dengan catatan kalian menonton trailernya dengan kacamata 3D juga). Aksi-aksi para hantu di film ini pun tidak ada sesuatu yang baru lagi rasanya, bagaimana kepala diputar, anak kecil, dan badan kebalik menjadi sebagian kecil hantu-hantu yang tampil di film ini.


Sekarang mari membahas keganjalan dari film ini. Diantaranya jumlah penumpang sering kali terlihat diambil gambarnya "seperti penuh" padahal penumpang di pesawat tersebut tidak sebanyak itu. Darimanakah sisa penumpang itu munculnya? Para pemain di film ini diantaranya adalah  Marsha Vadhanapanich, Patcharee Thabton, Peter Knight, Porames Noi-Am. Yang terkenal pastinya Marsha karena dirinya sempat bermain di film Phobia 2. Akhir kata arahan sutradara Isara Nadee tidaklah begitu sesempurna film horror Thailand yang pernah kita saksikan sebelumnya. Jika kalian berniat menonton film ini alangkah disarankan untuk menonton versi 2D saja daripada membuang duit untuk menonton 3Dnya yang terlihat kurang maksimal. :Salam JoXa:

1,5/5

Trailer:

No comments:

Post a Comment