Friday, March 30, 2012

Review: Wrath Of The Titans 3D (2012)

 

Perseus akhirnya memutuskan memilih kehidupan sebagai manusia setelah kematian istrinya yang melahirkan anak pertamanya Helius. Selain itu juga dikarenakan dirinya kalah dari perang di 1 dekade lalu. Di tempat lain, para dewa dan titan mulai menunjukkan sifat egosentris mereka masing-masing, salah satunya Ares yang terlihat sekali ingin menguasai semuanya itu.
Akan tetapi Zeus tidak rela kalau Ares yang memimpin semuanya itu. Kronos, Hades, dan Poseidon memiliki rencana untuk menghancurkan ayah mereka dengan meninggalkan dirinya di jurang suram Tartarus. Hades pun ternyata memiliki rencana jahat seperti yang dipikirkan Ares untuk menghancurkan Zeus. Ares semakin liar dan berontak dengan menghancurkan tempat tinggal Perseus.

Sebuah sekuel dari Clash Of The Titans yang hamper sebagian besar kecewa dengan film tersebut. Belum lagi dibuat dalam format 3D yang hasilnya tidak jauh berbeda dengan 2D yang terlihat membosankan sekali. Dengan kesalahan yang terjadi akhirnya di sekuel selanjutnya pihak film ini tidak melakukan penconvertan 3D lagi, melainkan dengan menggunakan lensa kamera 3D sesungguhnya pun film ini dibuat. Kira-kira bagaimanakah hasilnya? Apakah tetap sama saja dengan kisah sebelumnya? Aksi-aksi 3D di sekuel kali apakah lebih banyak dan worth it untuk ditonton dengan kacamata 3D?
Bisa dibilang Wrath Of The Titans terlihat lebih gelap bila dibandingkan dengan Clash Of The Titans. Penggambaran suasana api neraka dan gerakan batu-batuan dengan makhluk-makhluk yang menyeramkan menjadi gambaran sekilas yang akan terjadi di film ini. Walaupun terlihat gelap tapi bukan berarti sinematografi film ini langsung terlihat buruk kok. Suasana yang „dark“ seperti itulah membuat Wrath Of The Titans terlihat lebih gahar. Walaupun visual 3D terlihat lebih baik dari sebelumnya tapi cerita yang diberikan di Wrath Of The Titans nampaknya tetap terlihat membosankan seperti sebelumnya. Sesuatu yang menarik yang ingin ditonjolkan bagi penonton awam yang tidak tahu menahu sejarah film ini sebenarnya.

Akhir kata, Wrath Of The Titans sebuah sekuel dari sutradara Battle Los Angeles, Jonathan Liebesman kali ini bias dibilang agak sedikit ada perbaikan dibandingkan sebelumnya. Walaupun script yang ditulis oleh Dan Mazeau dan David Johnson kali ini sama membosankannya dengan pertama dan tidak memberikan sesuatu yang lebih. Setidaknya aksi-aksi yang diberikan film ini jika ditonton secara 3D akan lebih jauh terasa dan terlempar benda-benda dari layar bioskop. Tidak percaya? Silahkan buktikan sendiri di bioskop kesayangan anda dengan kualitas 3D yang RealD pastinya! :Salam JoXa:

1,5/5

Trailer:
<iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="300" src="http://www.youtube.com/embed/mQckuXV6DRA?fs=1" width="500"></iframe>

1 comment:

  1. Waduh, rating-nya rendah banget bro.. Hehe...

    Tapi adegan action banyak kan? :D

    ReplyDelete