Wednesday, October 19, 2011

Review: Uncertainty (2009)

4 July, di hari kemerdekaan Amerika Serikat, Bobby dan Kate, pasangan muda yang sedang dimabuk asmara, juga ingin merayakan kemerdekaan tersebut dengan cara keluar dari ruang lingkup keluarga mereka masing-masing. Hingga terlintas dalam pikiran mereka untuk bermain dalam suatu permainan koin yang dimana mereka akan berpetualang dengan dua sisi yang berbeda tapi memiliki benang merah yang kuat. Petualangan demi petualangan dari dua sisi tersebut pun dimulai, bahkan mereka harus menghadapi situasi sulit yang darimana dapat mengancam kehidupan mereka. Semua berawal karena pilihan yang mereka pilih ketika memulai permainan ini.


Jika mendengar kata Uncertainty pastilah bagi orang ilmuwan atau terjun di bidang fisikawan pernah tahu istilah tersebut. Istilah ini bisa dibilang tidak begitu asing didengar karena berhubungan dengan mekanika kuantum. Di mekanika kuantum sendiri, istilah memiliki arti yaitu pergerakan dua partikel yang berlawanan arah tapi kejadian yang berlawanan arah tersebut memiliki benang merah tersendiri di dalamnya. Memang sih agak pusing dan membingungkan karena bagaimana mungkin dua peristiwa yang memiliki kejadian berbeda tapi mempunyai benang merah tersendiri? Yak itulah indahnya suatu fisika atau mekanika kuantum. Terlihat juga pada film Uncertainty, bisa dibilang cukup rumit dan memiliki banyak teka-teki yang harus dijawab oleh penonton itu sendiri.

Film arahan dua sahabat Scott McGehee dan David Siegel ini bisa dibilang memiliki cerita yang unik dan cukup complicated di dalamnya. Cerita yang ditulis mereka berdua pun terlihat agak cukup menarik tapi sayangnya penyelesaian dari film ini terlihat cukup biasa dan tidak ada sesuatu spesial atau twist di dalamnya. Semua kembali pada suatu pilihan, dan dari pilihan itu mereka harus siap menghadapi resiko yang ada dan resiko tersebut harus mereka atasi sendiri untuk pergi dari masalah itu atau malah masalah itu dapat mengambil nyawa mereka sendiri.

Dari sisi sinematografi film Uncertainty sepertinya tidak ada masalah, apalagi ketika melakukan pengambilan gambar yang cepat karena ada beberapa bagian yang mengharuskan adegan lari-larian. Scoring dan sound design dari film ini juga terlihat sekali menyatu dengan suasana yang terjadi kepada cerita film ini. Dengan alunan semacam maestro dan iringan instrumen semakin membawa film ini cukup menegangkan di salah satu peritiwa yang terjadi di film ini. 2 karakter dari film ini bisa dibilang cukup kuat chemistry diantara mereka. Joseph dan Lynn mampu menyesuaikan karakter mereka di 2 dunia yang berbeda. Lynn disini bisa dibilang jauh lebih menarik untuk disimak, karena dengan kondisi 11 minggu masa kehamilan yang ceritanya di film ini, dia mampu berlari-lari dengan begitu aman dan baik-baik saja. Agak tidak masuk akal tapi ya namanya juga film, mau bagaimana lagi.

Joseph sendiri sepertinya memang terlihat sekali memilih cerita yang tidak jauh berbeda dengan film selanjutnya yaitu Inception yang dimana ada unsur menguras otak di dalamnya ketika penonton menyaksikan filmnya. Akhir kata, Uncertainty bisa dibilang sebuah film yang cukup menarik dari segi judul yang berhubungan secara langsung dengan ilmu mekanika kuantum, namun sayangnya eksekusi dari akhir film ini terasa biasa saja tanpa adanya sesuatu twist di dalamnya. Selain itu film terasa kurang layak untuk ditonton orang awam ataupun penonton secara umum karena tidak semua bisa menyukai film seperti ini. Selamat menonton! :Salam JoXa:

2,5/5

Trailer:

No comments:

Post a Comment