Thursday, October 20, 2011

Review: Grave Encounters (2011)

Lance Preston seorang pembawa acara supranatural horror pemburu hantu, Grave Encounters, kini mengambil lokasi rumah sakit jiwa Collingwood Phychiatric Hospital untuk episode 6 acara mereka tersebut. Dengan bantuan crew, Sasha, T.C, Matt dan satu lagi Houston, mereka melakukan observasi sendiri tentang situasi rumah sakit jiwa tersebut. Berbagai asumsi-asumsi dari warga sekitar pun mereka dapatkan tentang rumah sakit jiwa tersebut. Tapi namanya juga sebagai tujuan untuk semata-mata hiburan saja mereka tidak percaya akan cerita-cerita tersebut dan harus melihatnya terlebih dahulu barulah percaya. Akankah Lance dkk berhasil menemukan sesuatu yang terjadi sebenarnya di rumah sakit jiwa tersebut? Akankah mereka bisa keluar lagi dari rumah sakit jiwa tersebut?

Arahan debut dari The Vicious Brother kali ini bisa dibilang tergolong film mockumentary horror yang cukup menegangkan setiap adegan-adegan yang memberikan rasa ketegangan tersebut. Sebagai ajang debut, bisa dibilang mereka cukup sukses membuat penonton shocking dan penasaran dengan apa yang terjadi sebenarnya di dalam rumah sakit jiwa tersebut. Dengan adanya cerita-cerita dari orangs ekitar rumah sakit tersebut, terlihat sekali film ini cukup meyakinkan walaupun mereka semua memang cuma akting. Suasana rumah sakit jiwa memang tidak sepenuhnya creepy seperti rumah tua atau villa tua yang pernah kalian lihat sebelumnya di film-film horror. Akan tetapi suasana dengan pengambilan gambar yang dilakukan peminiman cahaya atau dengan sinar hijau itu yang membuat suasana menjadi terlihat creepy.

Hal-hal ngeselin pun bisa lo dapatkan disini karena kebodohan-kebodohan dari para crew yang melakukan yang seharusnya tidak mereka lakukan. Faktor musik juga menjadi pendukung film ini menjadi cukup menegangkan untuk ditonton. Tapi tenang saja, soundsnya tidak akan mengganggu alat pendengaran anda kok. Para pemain disini juga terlihat berhasil meyakinkan penonton dengan kemampuan akting mereka yang bisa dibilang lumayan baik dan tidak terlalu mengecewakan. Sebut saja, Sean Rogerson,Juan Riedinger,Ashleigh Gryzko,Mackenzie Gray, dan Merwin Mondesir. Belum lagi pemeran pendukung lainnya disini juga cukup meyakinkan.

Hmm tapi sayangnya film ini memiliki kejanggalan di beberapa tempat. Diantaranya, peristiwa-peristiwa yang tidak masuk akal dan hilang begitu saja juga terjadi di film ini. Sayangnya tidak bisa terjawab sampai akhir film ini kenapa hal-hal itu bisa terjadi. Selain itu, minimnya kehadiran makhluk-makhluk yang menakutkan pun menjadi hambatan kurangnya creepy film sebagai genre horror. Gue yang berharap banyaknya kehadiran makhluk-makhluk tersebut nyatanya tidak mendapatkan apa yang gue inginkan. Tapi buat sebauh film yang tujuannya menghibur penonton, rasanya film ini berhasil memberikan rasa hiburan tersebut. Sekarang pilihan di tangan anda, apakah anda siap menjadi korban selanjutnya di rumah sakit jiwa ini setelah menonton film ini? Semua ada di tangan anda! Selamat memilih dan menonton! : Salam JoXa:

3/5

Trailer:

No comments:

Post a Comment