Monday, October 17, 2011

Review: Force (2011)

Perwira bagian Narkotika ACP Yashwardhan bersama 4 kawannya ditugaskan untuk membasmi peredaran narkotika yang semakin merajalela di negrinya. Yash terkenal paling kuat diantara keempat kawan lainnya, sampai pengedar narkotika pun tidak bisa mengelak akan perlawanan dirinya. Pencarian terhadap dalang peredaran narkotika, Vishnu, pun semakin gencar dilakukan Yash dkk. Kehadiran Maya malah menjadi meluluhkan kekuatan yang ada pada dirinya. Sosok superhero dalam diri Yash pun terlihat luntur dan belum lagi adanya kejadian-kejadian yang menimpa salah satu keempat temannya tersebut.

Force, sebuah film drama action thriller dari negeri Bombay kembali hadir di Indonesia, setelah terakhir minggu lalu Bodyguard menghiasi bioskop namun sayangnya gue tidak menonton filmnya. Force bisa dibilang cerita yang simple yaitu tentang pemberantasan pengedar Narkotika. Namun kelihatan bertele-tele dan panjang karena adanya konflik percintaan, persahabatan, dan terutama tarian dan nyayian andalan India yang dihadirkan film ini. Entah kenapa gue merasa bosan ketika melihat embel-embel adegan lain yang seharusnya dipangkas saja untuk mengirit durasi.

Force sendiri adalah film remake dari film Gautham Menons di tahun 2003 silam dan kini dibuat skenarionya oleh Ritesh Shah. Nishikanth Kamath sebagai seorang sutradara pun terlihat agak canggung untuk menampilkan film sebagai action thriller. Unsur thriller yang diberikan Cuma berdasarkan suara-suara yang kencang ketika melakukan adegan aksi, dan ketika adanya penembakan pun terlihat sekali pengambilan gambar dari samping jadi terkesan kurang real. Baku hantam antara para pemain bisa dibilang cukup baik tapi tidak terlalu istimewa lagi karena memang postur badan mereka sudah pada besar-besar ototnya.

Sekilas film ini seperti kisah Samson dan Delia yang dimana Samson yang memiliki kekuatan tiba-tiba luntur karena Delia memotong rambut panjangnya Samson. Namun di film Force diubah menjadi si cowok luluh dan melemah karena kekuatan cinta yang begitu mendalam kepada si cewek tersebut. Force juga tidak menampilkan sesuatu yang istimewa sepanjang film ini, semua terlihat datar dan biasa saja ah. Waktu gue selama 138 menit pun terasa dibuang begitu saja dan lebih baik gue memilih ngecharge HP gue daripada harus mengulang nonton kembali film ini. Sekian. :Salam JoXa:

1,5/5

Trailer:

No comments:

Post a Comment