Sunday, October 2, 2011

Review: Batik Our Love Story (2011)

Film dokumenter kembali lagi diproduksi oleh Teh Nia Dinata, setelah Working Girls beberapa waktu lalu bersama 4 sineas muda lainnya. Sepertinya beliau sudah mulai mencintai film berjenis dokumenter karena terakhir kali nama beliau memproduksi sebuah film itu tahun 2010 silam yang berjudul Madame X. Kini beliau hadir dengan membawa tema Batik di dalam film dokumenternya. Dengan mengambil lokasi yang memang konon kabarnya tahu betul soal asal usul batik. Sebut saja, Cirebon, Pekalongan, Yogyakarta, Solo, Madura dan Lasem. Dengan mengambil juga tokoh-tokoh dibalik lestarinya batik hingga saat ini.

Dari film ini juga kita akan lihat bagaimana tokoh-tokoh tersebut ternyata tidak segampang itu bisa menjalani toko batik yang mereka jalani dari turun temurun keluarga. Belum lagi anak-anak mereka yang mereka yang sudah terkontaminasi dengan kehidupan modern sudah menganggap batik adalah pekerjaan kecil yang tidak dapat menghasilkan apa-apa nantinya kelak. Namun di cerita terakhir film ini ada bagian yang cukup menggelitik dimana anak-anak mereka begitu semangat membatik tapi tetap memgikuti jaman modern, yaitu terbukti dengan adanya rasa semangat mereka ketika latihan menari dengan lagu dari Agnes Monica yang berjudul Tak Ada Logika. Perjuangan demi perjuangan para pembatik pun ternyata dari sejak usia 8-10 tahun dan bisa bertahan sampai usia mereka menginjak 50-55 tahun. Wow sungguh membanggakan rasa nasionalisme mereka terhadap batik ini.

Di film ini juga diberitahukan bahwa batik itu ada beberapa jenis diantaranya batik cetakan, batik print, dan batik tulis tangan. Nah kalau batik print itu sendiri ternyata bukan termasuk jenis batik karena mereka sudah menggunakan mesin modern. Jadi bisa dibilang baju jika mau disebut batik itu jika menggunakan canting dan jenis batiknya pun lebih terlihat natural. Goresan-goresan di baju batik itu ternyata memiliki makan tersendiri, sebut saja salah satunya ada batik yang bergelombang itu mencerminkan dirinya kokoh berdiri di atas ombak yang bergelombang di atas batu karang. Dengan durasi yang tidak terlalu lama, kurang lebih 70 menit saja, rasanya Batik Our Love Story bisa dijadikan tontonan yang menarik untuk ditonton jikalau nanti film ini ditayangkan secara regular. Karena bukan hanya jenis batik saja yang dapat kalian temukan disini, namun asal-usul serta makna dibalik goresan batik tersebut pula dapat kalian dapatkan dari film ini. Selamat menonton! :Salam Jo Xa:


3/5

Trailer:

No comments:

Post a Comment